Sinopsis Korean Drama Birth Secret [Episode 1, Part 1]
Sinopsis Korean Drama Birth Secret [Episode 1, Part 1]
Episode 1 diawali pada tahun 1997, para siswa dan siswi
terlihat lega karena telah melewati masa ujiannya dan mereka pun bermain riang.
Namun terdengar suara tangisan diruang kelas, rupanya jung yi hyun sedang menangisi hasil tesnya yang tidak diterima masuk ke universitas Brown. “kenapa aku? Dimana salahku sehingga aku ditolak? GPA ku diatas rata-rata, aku dapat nilai penuh di SAT. essay ku juga sangat baik dan membuat orang tersentuh. Aktivitas ekskul ku juga ku lakukan dengan sangat baik. Dimana letak kekuranganku? Kenapa aku tidak diterima?”.
“hei, jung yi hyun. Jika kau ingin menangis-menangislah. Kalian
semua tidak perlu menenangkannya. Harvard, Darthmouth, Yale, Colomia, Princeton
dia memenuhi syarat untuk masuk kesana. Dia hanya gagal masuk Brown, dan dia
membesar-besarkannya.” Lee Sun Young yang sedari tadi mendengarkan akhirnya kesal
sedangkan Park Soo Chang hanya tersenyum
melihat kedua sahabatnya itu.
“tapi yang aku inginkan
hanyalah Brown” kata jung yi hyun berteriak. Teman-temannya yang sedari tadi
mencoba menenangkannya pun akhirnya pergi menuruti perintah Lee Sun Young . hanya Lee Sun Young dan Park
Soo Chang yang menemani yi hyun
sekarang.
“aku
lulus semuanya. Kenapa brown tidak?” Katanya lagi berteriak. Lee Sun Young yang kesal dan sekaligus malu kepada
teman-teman yang lain akan kelakuan sahabatnya itu, akhirnya menutup mulut yi
hyun yang sedari tadi berteriak. Park Soo Chang pun menengahi dan mengajak keduanya pergi
makan siang bersama. Tetapi yi hyun teringat akan sesuatu dan ia pun bergegas
pergi meninggalkan Park Soo Chang dan Lee Sun Young.
Jung yi hyun pergi ke lab komputer dan mengecek hasil
investasinya dan senyumnya pun merekah karena hasil investasinya berhasil
mencapai target yang ia inginkan. Semua orang yang berada di dalam ruangan pun mengerumuni
yi hyun dan takjub melihat hasilnya. Teman-temannya curiga kalau investasi ini
bukanlah simulasi tetapi investasi sungguhan, namun ji hyun tidak menjelaskan
lebih lanjut dan ia bergegas pergi dari ruangan tersebut.
Jung yi hyun berlari dan teman-teman dilab komputer tadi pun
mengamatinya dari jendela. Mereka membicarakan ji hyun yang terlihat
berinvestasi sungguhan dan salah satu temannya berkata bahwa yi hyun mendaftar
ke beberapa universitas luar negeri dan ia sedang menyiapkan biaya kuliahnya. “kemana
orang tuanya? Dan kenapa ia selalu berlari?” kata yang lain. “entahlah, dia
akan pusing jika tidak berlari. Jika ia berjalan, semua yang terlihat akan
tersimpan di otaknya. Otaknya bisa pecah dan jika berlari ia tidak perlu
melihat sekelilingnya”.
Temannya yang sedari tadi bertanya pun bertanya kembali “apakah
ia bisa mengingat semuanya?”. Dan salah satu teman yang sedari tadi menjelaskan
pun kembali meenjelaskan “ apakah kau tidak tau? Dia disebut ‘manusia pengingat’.
dia bisa mengingat segala sesuatu dengan baik, bahkan yang lama sekali pun. Semua
diotaknya tersimpan seperti foto”. Ketika yi hyun berada diperpustakaan dan
akan berlari, gurunya pun memanggilnya. Ia pun membela diri bahwa tadi dia
tidak berlari, khawatir guru tersebut menghukumnya. Namun malah sebaliknya, ibu
guru meminta yi hyun untuk menjumlahkan dan meratakan nilai hasil ujian akhir
karena jaringan komputer tiba-tiba mati dan sedang diperbaiki. Hanya dengan
sekilas melihat lembaran tersebut, ia langsung tau rata-ratanya (kereeen juga
ya punya kemampuan seperti ini tapi capek juga klo harus lari terus..hehe,..). ibu
guru mengatakan bahwa ada seseorag yang bernama ryu sang suk yang merupakan
teman ibunya menelpon untuk mencari yi hyun dan ia akan kembali menelpon lagi 5
menit kemudian.
Yi hyun pun bergegas ke ruang guru dan mengangkat telepon
dari seseorang bernama ryu sang suk tersebut. ditempat yang berbeda hong kyung
doo pun sedang mengangkat telepon dengan wajah yang sama terkejutnya dengan yi
hyun.
Rupanya
ryu sang suk adalah orang yang meminjam uang ibunya dan yi hyun mendatangi
rumah ajushi tersebut yang ternyata bernama Jo pal bok untuk menagih utang tersebut yang
berjumlah 10 juta won. ajushi mengelak dan mengatakan yi hyun tidak mengetahui
apa-apa, yi hyun pun membeberkan tanggal dan pembicaraan yang dilakukan ajushi
ketika akan meminjam uang ke ibu. Ajushi terkejut karena ia sudah lama sekali
meminjam uang tersebut dan ketika itu yi hyun masih kecil, tetapi kenapa yi
hyun mengingatnya.
Saking kesal dan tidak bisa mengelak lagi, ajushi pun
menampar yi hyun dan bergegas pergi. Yi hyun pun langsung menarik kaki ajushi untuk
tidak pergi dan mengembalikan uang ibunya. Tetapi ajushi malah menendangnya dan
pergi meninggalkan yi hyun.
Rupanya
didepan pintu, hong kyung doo telah menunggunya dengan membawa sabit
ditangannya. Ajushi langsung terduduk dan mundur ke belakang saking
terkejutnya.

Hong kyung doo menjelaskan sambil berteriak “ibuku sekarang
menunggu diruang operasi dengan perutnya terbuka, kembalikan 10 juta won
milikku sekaraaaang”. Ajushi dan yi hyun pun ketakutan mendengar teriakannya
dan melihatnya membawa sabit.
Akhirnya ajushi pun mengeluarkan amplop yang berisi uang 10
juta won “ini semua yang ku punya, terserah kalian mau dibagi dua atau mau
berebut”. Yi hyun dan kyung doo pun saling menatap untuk sesaat sedangkan ajushi
pun memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur.
Setelah ajushi pergi, yi hyun langsung menyuruh kyung doo
untuk mengejar ajushi tersebut. kyung doo yang lugu pun langsung mengejar
ajushi, sedangkan yi hyun langsung memasukan amplop tersebut ke dalam tasnya.
Yi hyun pun berlari, khawatir kyung doo menyadari perbuatannya dan mengejarnya. Tetapi ia kembali ke tempat yang sama, dan berulah ia sadar bahwa ia sedari tadi hanya berputa-putar.
Ketika ia mencoba mengingat kembali perjalanannya menuju
rumah ajushi, barulah ia tau dimana patokan dan letak kesalahannya. Dan saat ia
akan melanjutkan perjalanannya, ia melihat kyung doo menghampirinya. Ji hyun
takut kyung do menyerangnya karena kyung doo masih membawa sabit. Yang ditakuti
kyung doo pun tidak terjadi, ia malah memarahi yi hyun karena ikut berlari,
seharusnya yi hyun menjaga uang tersebut karena tidak aman untuk yi hyun
berlari ditempat asing seperti ini.
Kyung doo pun menyuruh yi hyun pulang saja, biar ia yang akan
menangkap ajushi. Yi hyun kebingungan mau menjawab apa, ia pu hanya tersenyum
sedih melihat kyung doo. Kyung doo yang tidak menyadari perbuatan yi hyun pun
membalas senyum yi hyun. (haha.. asli, kocak banget si kyung doo ini)
Yi
hyun langsung ke terminal dan menaiki bis. Sedangkan kyung doo balik ke rumah
tersebut dan membaca surat yang ditinggalkan yi hyun “maaf, uang ini sangat
penting bagiku. Aku datang duluan. Aku akan mengambilnya dulu”. Kung doo
langsung lemas, teringat nasib ibunya diruang operasi.
Setelah bis yang dinaikinya sudah menjauhi terminal, ia pun mengecek amplop tersebut dan ternyata isinya hanyalah kertas. Saking kesalnya, yi hyun sampai mengigau dalam tidurnya.
Teman sekamarnya, lee sun young pun terbangun dan kesal
karena ia tidak bisa tidur dengan nyinyak akibat kebiasaan mengigaunya yi hyun.
Ia langsung memukul yi hyun dengan bantal dan memarahi yi hyun ketika yi hyun
terbangun.
Lee sun young duduk dibawah ranjang yi hyun sambil memarahi yi hyun. Tetapi dengan jahilnya, yi hyun menurunkan kepalanya sontak membuat sun young terkejut (saya juga terkejut.). “ya tuhan, tolong buat dia menjadi normal” kata sun young.
Lee sun young menanyakan kemana dan lewat mana yi hyun masuk. Sun young khawatir kalau yi hyun nanti ketauan oleh ibu asrama.
Yi
hyun tidak menjawab pertanyaan sun young, ia malah ke kamar mandi untuk sikat
gigi. Dan ia pun mengingat sesuatu, di tahun 1996 ketika liburan musim panas ia
pulang ke rumah.
Tetapi toko buku milik ibunya tutup, ia bingung ibunya pergi kemana. Ia pun mengambil kunci rumah yang berada dibawah pot bunga.
didalam, ia melihat ibunya sedang memegang sebuah kertas, dan ketika ia memanggil, ibunya langsung menyembunyikan kertas tersebut.
Yi hyun langsung curiga dan menanyakan kepada ibunya apakah terjadi sesuatu.
Ibu tidak menjawab pertanyaan yi hyun dan menanyakan keadaan
yi hyun. “gadis kecilku bertambah tinggi, kelihatannya kau bertamabah tinggi 5
cm. bagaimana sekolahnya? Bagaimana rasanya tinggal di asrama? Apa semua
pelajaran menggunaakan bahasa inggris? Kau bisa beradaptasi?”. yi hyun pun
membanggakan diri bahwa diriya bisa beradaptasi da mendapatkan rangking 1 “aku
mirip siapa? Aku ini jenius”
“ayahmu”
kata ibu, hal itu mengejutkan yi hyun. Karena selama ini ibunya tidak pernah
mengatakan tentang ayahnya.

























































Ayo semangat bikin sinopsisnya mba, gw jg suka banget sm drama ini. Makin penasaran nih
BalasHapusTerimakasih banyak mba suportnya... ^^
Hapus