SINOPSIS KOREAN DRAMA BIRTH SECRET [EPISODE 2]
SINOPSIS BIRTH SECRET EPISODE 2
Episode 2: kyung doo melapor ke kantor polisi atas hilangnya sang istri "bagaimanapun dia akan selalu memberitahuku, hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. tolong periksa lagi, periksa lagi lebih teliti."
"aku sudah memeriksanya berulang-ulang. beberapa hari yang lalu, tidak ada laporan mengenai wanita bernama Jung Yun Hui" kata pak polisi kesal (berarti kyung doo ini udah berkali-kali melapor dong yaaaa..)
kyung doo memohon agar pak polisi dapat nemukan istrinya. "apakah kalian bertengkar sebelum dia pergi dari rumah? apa kau sudah menghubungi keluarganya?" tanya pak polisi. "tidak, dia tidak memiliki keluarga, dia orang yang sangat malang dan hanya aku tempatnya bergantung. makanya aku sangat mengkhawatirkannya"
"Hei Petugas Oh, siapa yang datang ke sini terakhir kali? Hwang Gyung Da dari pabrik pengolahan baja. apa yang terjadi pada istrinya?" kata pak polisi pada rekannya. namun kyung doo tidak peduli pada percakapan kedua polisi tersebut.
"pacarnya yang dulu datang merayunya dan pacarnya ingin bersamanya lagi. akhirnya, dia meninggalkan suami dan anaknya" kata petugas Oh
kyung doo yang tidak peduli dengan hal itu malah berkomentar "aku lupa bawa popok, ini sangat buruk". pak polisi yang kesal dengan ulah kyung doo berkata bahwa istri buruh pabrik tersebut meninggalkan surat dimeja makan dan menyuruh kyung doo mencari catatan yang mungkin juga ditinggalkan oleh istri kyung doo di meja makan, meja baca atau laci.
kyung doo tidak menangkap maksud pak polisi malah berkata apakah kau sudah gila? mana mungkin istriku bersembunyi didalam laci. "maksudku, mungkin dia meninggalkan kertas yang berpesan agar kau berhenti mencarinya. coba kau pikir, ibunya (anak ini) masih sangat muda dan bisa saja ia pergi dengan banyak lelaki" kata pak polisi menjelaskan.
Kyung doo langsung naik pitam "brengsek kau..". pak polisi langsung berkata, berhentilah bersikap kasar. dan kata-kata itu mengingatkannya pada istrinya.
FLASH BACK
"Kapan kau berhenti bersikap kasar" kata sang istri. (bukannya itu yi hyun yaa, kok kyung doo bilangnya yun hui?? apa mereka kembar??) "bukan begitu, bajin... orang itu mendorong istriku yang sedang hamil. jangan bilang, aku harus berterima kasih kepadanya". "mungkin orang itu mempunyai urusan yang mendesak, kita juga tidak tahu apa alasannya dan aku juga tidak terluka" kata sang istri menenangkan.
kyung doo hanya mampu mendengarkan dan menahan rasa sakit dari obat yang di oleskan yun hui dipelipisnya. "bagaimana bisa kau begitu kasar dan memukulnya langsung?"
"aduh sakit, ini sangat sakit.." kata kyung doo berteriak. "apa yang dia bisa pelajari darimu setelah dia lahir nanti? kau hanya tau memaki-maki dan berkelahi. apalagi yang bisa kau ajarkan padanya?" kata yun hui.
"anakku yang berharga, kau tidak boleh memaki orang, tidak boleh" kata kyung doo sambil mengelus-elus perut yun hui.
tidak lama kemudian, datang pelanggan yang akan membeli bakpou.
kyung doo sedang membungkus bakpou, sambil menunggu pesanannya pelanggan tersebut melihat yun hui yang sedang kesakitan dan segera memberitahu kyung doo. " ada apa?" tanya kyung doo. "aku mau melahirkan". kyung doo langsung menyuruh pelaggan tersebut untuk memanggilkan Jung tae untuk membawa mobilnya ke toko.
kyung doo terus berteriak menyuruh temannya cepat, "bagaimana aku bisa cepat kalau membawanya pelan-pelan", cepatlah dia mau melahirkan", "pilih salah satu, cepat atau pelan", "eiyy brengsek kau" kata kyung doo mulai emosi.
yun hui meminta suaminya untuk mendekatkan telinganya, walau bingung ia tetap mendekatkan telinganya pada yun hui. yun hui pun membisikkan satu kata maaf ke telinga kyung doo. "kenapa kau bilang begitu?kenapa kau berkata maaf?". "miane.. mianeyo... aa..." yun hui pun tidak sempat melanjutkan perkataannya karena rasa sakit yang ia rasakan dan saking sakitnya ia pun menjewer telinga kyung doo. hehehe...
FLASH BACK END
"Nomor KTP" kata pak polisi yang akan mendata laporan orang hilang. karena kyung doo baru tersadar dari cuplikan ingatan tentang yun hui, ia hanya bisa mengeluarkan 'huh' dari mulutnya. "kau tidak tau nomor KTPnya?"pak polisi curiga. dan benar saja kyung doo tidak tau "wow, kau bahkan tidak tau nomor KTP istrimu dan kamu kesini melaporkannya hilang", "aku belum pernah melihatnya","pulanglah dan carilah SIM atau KTP istrimu"kata pak polisi menahan amarahnya.
Kyung doo pulang dan langsung memberi makan anaknya yang sedari tadi sudah kelaparan. "kau lapar ya, ibumu pasti buru-buru pulang"katanya sambil memberikan susu pada sang bayi.
ia pun mengingat perkataan pak polisi "kau tidak tau nomor KTPnya, kau tidak tau dia berasal dari mana, apa dia berasal dari Chongju atau bukan. bukankah itu aneh? kau juga tidak punya nomor telepon temannya, tidak peduli bagaimanapun pasti dia punya teman kan. apa yang sebenarnya kau tau? tidak ada foto?Hey! kalian tinggal bersama kenapa kau tidak punya fotonya satupun? kau tidak berfoto selama pernikahanmu?"
kyung doo melihat ada surat diata laci, ia pun meletakkan anaknya ke tempat tidur terlebih dahulu setelah itu ia membuka surat tersebut.
isi surat itu "Hong Kyung Doo, aku tidak akan kembali, sebenarnya aku ingin terjun ke jurang. jadi anggap saja aku sudah mati dan tidak ada lagi di dunia. kau harus melupakanku, kau harus meninggalkan ibu yang telah meninggalkan ananknya yang baru dilahirkan. dengan keyakinan untuk balas dendam dan bertahan hidup, aku juga akan bertahan hidup disuatu tempat, Yun Hui"
sedangkan disuatu tempat yi hyun berusaha kembali ke tahun 1997 dengan memejamkan mata dan berharap ketika ia membuka mata ia akan benar-benar kembali ke tahun 1997. tetapi usahanya sia-sia, ia tetap melihat benda-benda yang ia lihat sebelum menutup mata.
rupanya yi hyun berada dikamar hotel, ia menelpon resepsionis untuk menanyakan tanggal. "28 April 2007" kata resepsionis yang menjawab telepon dengan ramah. setelah telepon ditutup salah satu teman resepsionis tersebut berkata "tamu yi hyun dikamar 906? setiap pagi dia selalu bertanya ini tahun berapa". sedangkan dikamar yi hyun sedang merenungkan sesuatu.
FLASH BACK
Yi hyun memanggil sun young lewat intercom. Setelah
menunggu, yang keluar bukanlah sun young tetapi kakaknya sun young. Kakaknya sun young menyuruhnya masuk ke dalam
mobil. walau bingung, yi hyun tetap masuk ke dalam mobil.
Mereka pun pergi ke hotel. “ku dengar kau pulang tahun
kemarin, setelah itu tak ada lagi kabar darimu, aku ingin tahu apa yang terjad?
Aku tidak mengira kalau kau kemari.” Kakak sun young yang bernama hye young
memulai pembicaraan. “kembali” yi hyun kebingungan. “kau menyelesaikan studimu dan kembali kesini”
hye young eonni menjelaskan. “menyelesaikan studiku? Aku bahkan belum memulai
dan aku sudah menyelesaikannya?” yi hyun tambah bingung dan membuat hye young
eonni kebingungan pula. “bukankah kau bilang kau ingin menempuh Phd? Aku
mendengarnya begitu”.
“eonni, aku...” . “sudahlah, kita tidak terlalu dekat untuk
menunjukan kepedulian, ada apa? Katakana saja langsung”. “aku juga tidak tahu
apa yag terjadi eonni, kemarin jelas-jelas aka dengan sun young, lalu setelah
itu…”. “kamu menemui sun young kemarin? Sun young tidak menyebutkan itu
kemarin” eonni terkejut. “jadi eonni aku, aku juga sangat bingung”. “sepertinya
aku salah mengenaimu, semuanya sudah selesai, kenapa kau masih mengganggunya?”. “apa?” kata yi hyun bingung. Hye young eonni
mengeluarkan amplop dan memberikannya kepada yi hyun “ yi hyun..” . “eonni biar aku selesaikan dulu..” .
“tidak perlu, tidak usah dikatakan lagi, jika kau butuh
uang, aku bisa memberimu kapanpun, berapapun jumlahnya, kau bisa memulai
semuanya lagi, aku akan selalu menyediakannya(uang), kenapa tidak memulai lagi
dikorea selatan? Aku akan membantumu, aku akan menjaga janjiku, tolong jauhi
sun young, sun young melakukannya untukmu, kau pikir dia akan hidup dengan
baik? Mungkin kau sudah mengerti, sun young juga menerima pengobatan”
“pengobatan apa? Apa sun young sakit? Dia sakit
apa? Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang telah sun young lakukan untukku?”
kata yi hyun terkejut.
“kau
sangat tahu itu yi hyun, apa yang mau kau lakukan (pada sun young)? Ini sudah
keterlaluan, ini tidak akan merubah kenyataan, ibuku hampir pingsan mendengar
suaramu lewat intercom, dia sedang tidak sehat, tolong yi hyun, jangan pernah
datang kerumahku lagi, jika perlu sesuatu langsung temui aku, kau tidak punya
tempat tinggalkan? Aku akan beritahu para staff kau bisa tinggal dihotel kami
untuk beberapa hari, jika perlu sesuatu hubungi manajer, kau harus ganti bajumu
dulu” kata hye young eonni setelah itu ia pun pergi meninggalkan yi hyun
sendiri.
Yi
hyun mencoba mengejarnya tetapi hye young eonni sudah mengendarai mobilnya.
Salah satu staff hotel menghampirinya dan memberikat tas serta uang yang
tertinggal diruangan tadi. “apakah sekarang benar-benar tahun 2007?”katanya
pada staff hotel tersebut. “ya” kata
staff hotel terkejut mendengar pertanyaan yi hyun. “kemarin, aku masih ditahun
1997” kata yi hyun
FLASH BACK END.
Yi
hyun mengeluarkan semua isi tasnya, siapa tau ada benda yang dapat memberinya
clue tetapi hasilnya nihil.
karena tidak ada clue atau teman yang dapat mengingatkannya pada kejadian selama 10 tahun setelah 1997, ia pun pergi ke kampus tempat ayahnya mengajar.
tetapi betapa terkejutnya ia, katika masuk keruangan yang pada tahun 1997 adalah milik ayahnya dan yang menyambutnya pun bukanlah ayahnya melainkan seorang wanita.
Yi
hyun bertanya kepada pegawai kampus.
“profesor choi guk dari sekolah kedokteran hewan, dia sudah lama
berhenti” kata pegawai kampus. “sudah lama berhenti? Sejak tahun berapa?” kata
yi hyun penasaran. “1997”. “1997? Aku bertemu dengannya disini tahun1997”. “dia
berhenti setelah menyelesaikan pengajaran semester pertama tahun 1997” . “apa
dia pindah mengajar ke universitas lain?” . “hal itu saya tidak tahu”. ia pun
pergi dengan kecewa.
Ia
mengingat-ingat hal penting. “namaku jung yi hyun, nomor KTPku
8208132837154,ibuku jung ju gyum, nomor KTPnya 5809282346615. Buku diruangan
profesor wanita diruangan tadi, spesialis kedokteran hewan, nutrisi hewan,
fisiologi hewan, sains kehewanan, anatomi, laporan otopsi untuk hewan dan
kucing. tidak ada yang menghilang,
ingatanku juga kuat dan awet. Aku bisa mengingatnya dengan baikkan? Bagaiman
mungkin ingatanku antara tahun 1997 dan 2007 menghilang?
Apa
aku habis kecelakaan? Amnesia?itu tidak benar. Aku pergi keluar dan menginap
dirumah sun young selama 1 malam. Bahkan kami pergi ketaman bermain. Aku juga
pergi menemui ayahku. Setelah itu aku pulang kerumah, ketika aku terbangun aku
sudah tidak berada didalam rumah, dan
aku sudah melahirkan, aku menikah? Dengan siapa?"
Kyung doo sedang membawa anaknya ke toko pakaian yang ada dipasar. ajumma yang berada ditoko langsung menggendong bayi itu dan menanyakan apakah kamu sudah menemui ibu si bayi? "bantu aku menjaga bayiku, ini susu dan popoknya". "kau mau pergi kemana?" kata ajumma heran.
baru 2 langkah kyung doo melangkahkan kaki, ia langsung terjatuh. ajumma langsung khawatir dan menanyakan keadaan kyung doo. tetapi kyung doo berkata diluar dari apa yang ditanyakan ajumma "tetap terdengar ditelingaku, mianeyo.. mianeyo, sepertinya dia berpikir untuk mati. karena dia ingin mati, kami bertemu saat sama-sama mencoba bunuh diri. bertemu dengan ku dan karena bayiku, dia tidak jadi mati. dia hidup denganku cukup lama, dia merasa bersalah karena meninggalkanku, jadi dia meninggalkan bayinya padaku". setelah menyelesaikan ucapannya kyung doo langsung meninggalkan toko pakaian ajumma.
Kyung doo pergi ke bukit, ia melihat sebuah batu dan tatapannya yang tadinya kelelahan setelah menaiki bukit berubah menjadi sedih.
FLASH BACK
kyung doo yang baru saja kehilangan ibunya membawa batu tersebut sebagai pijakan untuk bunuh diri. dan dia menyusun batu kecil dan pasir agar dapat melancarkannya untuk terjun kebawah dengan batu pijakan tersebut. tetapi ketika ia sudah berdiri dibatu pijakan dan siap meluncur, ia pun gemetaran. kyung doo mencari batu lain.
Kyung doo yang melihat ada seseorang gadis yang berdiri dibatu pijakannya, ia langsung mendorong gadis itu dan melempari gadis itu dengan rumput kering yang ada dibawahnya. "itu adalah tempatku.. dihidupku aku hanya membuat keputusan ini. tempat dimana aku ingin mati. jangan sembarangan, apa kau ingin mencurinya dariku..."
kyung doo terus berbicara tanpa ada habisnya. seorang gadis yang kita kenal sebagai yi hyun pun berkata "kau sangat berisik ajussi. aku tidak ingin berkelahi denganmu, kau bisa mati terlebih dahulu". "siapa kau seenaknya saja menyuruhku mati?" kata kyung doo sambil menatap yi hyun. yi hyun terkejut, menyadari ajussi yang berada dihadapannya adalah ajussi yang ia temui waktu menagih hutang ke Jo Pal Bok ajussi.
Yi hyun menyuruh kyung doo untuk segera loncat, jika ia tidak mau maka yi hyun yang akan loncat terlebih dahulu. kyung doo panik dan mengulur-ulur waktu agar yi hyun tidak loncat, ia sampai menarik yi hyun dan akhirnya mereka berdua pun terjatuh. (tapi masing diatas bukit yaa.. hehehe) "apa yang kau lakukan" kata yi hyun berteriak. "hal terbaik dalam hidup adalah makan. ayo makan dulu sebelum mati" kata kyung doo.
mereka pun ke tempat makan, kyung melahap makanan dengan nikmat sedangkan yi hyun hanya melihatnya kesal. "tidak makan? makan.. makanannya meleleh dimulut. kau tidak usah mengunyahnya karena makanannya meleleh dimulut", "ajussi, kau nikmati saja", "kau tidak lapar?", "apa kau yakin kau mau mati?? apa ada orang yang mau mati merasa lapar seperti kau sekarang?", kyung doo tidak menjawab pertanyaan yi hyun dan malah memberikan daging ke mulut yi hyun. "apa yang kau lakukan?" tanya yi hyun. "enak? toh, aku mau mati. buat apa menyisakan uang didompet, iyakan? aku mau memakai semua uangku untuk beli daging dan jadi hantu kekenyangan
setelah merasakan bahwa daging yang ada didepannya enak dan melihat kyung doo makan dengan lahap, yi hyun pun menggunakan sumpitnya dan memasukan setiap makanan yang ada didepannya. " namaku hong kyung doo. siapa namamu?", "jung yi hyun", "jung yun hui, aku pernah mendengar nama ini sebelumnya" karena mulut yi hyun dipenuhi makanan jadi pengucapannya tidak begitu jelas sehingga kyung doo mendengarnya jung yun hui. yi hyun sempat kesal karena kyung doo salah menyebut namanya tapi akhirnya yi hyun membiarkannya.
"mau naik bus nomor 500 kan?" tanya yi hyun dan ketika ia hendak menghentikan bus nomor 500 kyung doo menariknya. "naik bus nomor 450, lebih cepat tidak berputar-putar seperti bus 500", "kenapa orang Chongju tau daerah Busan" gerutu yi hyun. "darimana kau tau aku berasal dari Chongju?", Yi hyun yag bingung langsung menjawab "aksenmu, aksenmu", "wah, pendengaranmu sangat baik, tapi aku bukan dari Chongju, aku lahir di Golsan, aku tinggal di Boryeong, Daejong, Chongju, Jecheon selama beberapa waktu dan aku memutuskan untuk tinggal di Chongju"
"Biar lebih jelas, kapan bus nomor 450 lewat?" kata yi hyun. "bisa 10, 20, 30 atau 40 menit. biarkan bau daging panggang ini hilang dulu". mereka pun berjalan-jalan menghirup udara segar. "kenapa kau ingin mati?umur sepertimu sangat berharga", "lalu kenapa kau ingin mati ajussi? harusnya kau nikmati hidup", "setelah ibuku meninggal aaku tidak memiliki alasan untuk hidup, tapi aku ingin hidup lebih baik dan melakukan sesuatu. tap aku ditipu orang dan kehilangan semua uangku. kalau bukan karena itu aku tidak akan mengambil langkah ini. aku tidak mempunyai tempat tujuan lain, jadi aku memutuskan untuk mati. waktu itu seharusnya aku menyelamatkan ibuku. tahun itu, Jo Pal Bok dan siswi itu mengambil uangku. jika uang itu ada, ibuku bisa dioperasi. Oh tuhan, ibuku malang. ibu." kata kyung doo panjang lebar, yi hyun yang mendengarnya tidak enak hati.
"jadi akhirnya dia meninggal karena kau tidak bisa membayar biaya operasi?", "tentu saja", "jika siswi itu tidak mengambil uang waktu itu, seharusnya siswi itu saja yang mati" kata kyung doo berapi-api. yi hyun tidak tau harus ngomong apa hanya berkata " sepertinya bau dagingnya sudah hilang, ayo kita pergi" katanya sambil meninggalkan kyung doo yang mengikutinya dari belakang.
yi hyun tidak tau harus ngomong apa hanya berkata " sepertinya bau dagingnya sudah hilang, ayo kita pergi" katanya sambil meninggalkan kyung doo yang mengikutinya dari belakang.
"jadi, ajussi jika kau dapat menjalankan kehidupanmu seperti biasa, kau tidak akan bunuh diri" kata yi hyun berbalik. "hey, mana mungkin aku bisa kembali, aku ditipu dan kehilangan segalanya". "jadi kau bisa kembali menjalani kehidupanmu seperti biasa?". "hey, kita membicarakan 28 juta won". "jadi kau bilang, jika kau punya 28 juta won, kau tidak perlu mati?". "darimana aku mendapatkan uang segitu". "aku akan memberikannya ajussi, jadi kau tidak perlu mati"
kyung doo kesal dengan pernyataan yi hyun yang dia anggap menghinanya. ia pun mengeluarkan cacian sebanyak-banyaknya dan pembicaraannya ngelantur kesana-kemari, yi hyun hanya bisa berkomentar "jika mulutnya sudah terbuka,, dia hanya bisa mengeluarkan cacian dari mulutnya". sekarang giliran yi hyun yang mengejar kyung doo. yi hyun meminta maaf dan kyung doo mengajukan permintaan, "sebelum aku mati, ada satu orang yang ingin aku buat marah"
Dibutik, kyung doo mencoba salah satu pakaian dan ia terkejut melihat penampilannya dicermin. "siapa kau.. siapa kau?" katanya pada cermin.
kyung doo menata rambutnya disalon dan mereka berdua mengemudikan mobil mewah ke suatu tempat dengan gaya yang sangat cool abiss. hehe..
ditempat biliard, Jung tae sedang bercanda dengan pacarnya. pintu ruangan terbuka dan betapa terkejutnya jung tae melihat siapa yang datang dengan penampilan yang sangat terhormat. kyung doo dan yi hyun berjalan bak model menghampiri jung tae yang masih dalam keadaan terkejut.
pacar jung tae yang melihat kedatangan kyung doo pun ikut terkejut. kyung doo membayar hutang-hutangnya pada jung tae dan menambahnya 20 ribu won. kyung doo menanyakan pada pacar jung tae "apakah tanggal pernikahanmu telah ditetapkan? tanggal pernikahanku akan segera ditetapkan". yi hyun pun ikut berakting dengan menggandeng tangan kyung doo "kartu undangan kami, akan segera kami kirimkan". kyung doo sempat terkejut dengan tindakan yi hyun yang menggandeng tangannya, setelah puas ia pun pamit kepada temannya.
teman kyung doo dan pacarnya mengantarkan kyung doo dan yi hyun sampai ke mobil. setelah kyung doo pergi, pacar jung tae menendang jung tae. (mungkin dia merasa salah pilih, seharusnya dia milih kyung doo yang tajir dan punya mobil mewah). sedangkan kyung doo dan yi hyun pergi merayakan keberhasilan rencana mereka.
yi hyun memegang telunjuk kyung doo, dan meminta kyung doo menunjukan dimana rumahnya. kyung do menunjukkan "disana adalah pasar Ryuk Ro, tempat aku tinggal dengan ibuku. da yang itu adalah tempat dimana ibuku dimakamkan", "pulanglah kerumah, pulanglah kerumah ajussi, jangan mati ajussi" kata yi hyun sambil melepaskan tangan kyung doo namun kyung doo langsung meraih kembali tangan yi hyun.
FLASH BACK END
sekarang kyung doo melepas sepatunya dan berdiri dibatu pijakan yang dulu ia ributkan dengan yi hyun (sekarang kita manggilnya yi hyun aja yaa, toh yi hyun dan yun hui orang yang sama kann.. :)) ) "yun hui ya, tanpamu aku tidak bisa hidup, aku juga tidak memiliki alasan untuk hidup"
ketika ia sudah bersiap untuk terjun, ada panggilan masuk "halo", "bayinya demam, dia muntah-muntah dan diare. aku akan ke rumah sakit sekarang. kau cepatlah kemari. ya tuhan, jika begini terus bayinya tidak akan bertahan. cepatlah datang kemari" kata ajumma panik. kyung doo yang mendengar hal itu pun langsung buru-buru turun dari bukit dan mengatakan "bayiku.. bayiku...."
sedangkan yi hyun sibuk mencari jati dirinya dengan pergi ke foto box dan membeli beberapa pakaian. "aku harus mencari waktuku yang hilang. seperti halnya game simulasi komputer, ya geme. fokus game ini tentu saja aku jung yi hyun"
yi hyun membuat KTP baru dengan foto hasil foto box dan ia pergi ke kantor polisi untuk menanyakan apakah ada yang mencarinya atau lebih tepatnya adakah namanya didaftar orang hilang. tapi nyatanya tidak ada.
ia tidak patah semangat, yi hyun pu pergi ke bank tempatnya biasa menabung 10 tahun lalu. "ini akun bank yang ku pegang sejak tahun1993, bisakah diperiksa apakah akunnya masih aktif?". ketika akunnya diperiksa, pegawai bank terkejut melihat data dikomputer, pegawai tersebut pun memanggil pimpinan cabang yang bernama Gong Eun Tae. Yi hyun bingung kenapa musti memanggil pimpinan cabang.
Yi hyun dibawa ke ruangan pimpinan cabang, "anda sepertinya baru pertama kali kemari. jika anda sudah pernah kemari pasti saya akan mengenali anda. anda sudah tidak menggunakan akun ini lebih dari setahun yang lalu, apa anda di luar negeri?". yi hyun bertambah bingung dengan pernyataan pimpinan cabang, ia tidak mengingat masa lalunya selama 10 tahun terakhir tetapi dia tidak menggunakan buku tabungannya setahun terakhir saja dan berarti ia menggunakan buku tabungan tersebut selama 9 tahun setelah 1997. ia pun meminta pimpinan cabang membawakannya catatan transaksi dari akunnya.
pimpinan cabang pun meminta bawahannya membawakan catatan transaksi yi hyun sejak tahun1997 sampai sekarang. yi hyun sangat terkejut melihat saldo di akunnya sangat besar, dan pimpinan cabang menawari beragam produk investasi untuk yi hyun karena saldo yi hyun sangatlah besar. "apa anda tau kalau kontrak seperti itu dapat menyebabkan krisis finansial international? baru saja yang anda katakan produknya berbeda dengan produk dari turunannya. bagaimana anda mengatakan itu sebuah investasi, jelas-jelas itu investasi untung-untungan. apa anda tahu apa yang dikecam George Soros pada tahun 2000? bukankah karena ini tidak etis.." pernyataan yi hyun terhenti setelah ia menyadari semua kata-katanya. pimpinan cabang yang sedari tadi mendengarkan bingung karena darimana yi hyun mendapatkan pengetahuan tersebut, karena dari pakaiannya yi hyun terlihat bukanlah orang yang berpendidikan tinggi.
"kenapa aku bisa bicara seperti ini, tahun 2000? bagaimana aku bisa tau? jelas-jelas aku tidak tau ini sebelumnya. sebentar, jelas-jelas ingatanku masih berada ditahun1997. ini, kenapa aku menabung cukup banyak?"beragam pertanyaan akhirnya terlontar dari mulutnya dan ia mendapatkan sedikit clue untuk menemukan ingatannya yang hilang. ia pun pamit pada pimpinan cabang, pimpinan cabang mengingatkan catatan transaksi yang tidak dibawa oleh yi hyun. yi hyun pun menjawab "saya sudah mengopinya disini" sambil menunjuk ke keningnya.
diparkiran ia mendengarkan bunyi klakson dari banyak pengemudi, rupanya ada salah satu pengemudi wanita yang tidak bisa memarkirkan mobilnya (sepertinya wanita itu baru belajar mengemudi), karena tidak mau mendengarkan bunyi klakson lebih lama, ia pun meminta wanita tersebut keluar dari mobil dan biar dia saja yang memarkirkannya.
setelah selesai memarkirkan mobil, ia menyadari "apa ini, aku tau caranya mengemudi? wow menakjubkan. jung yi hyun, ada apa denganmu? apa yag terjadi?" katanya bahagia. diperjalanan ia melihat toko piano dan ia iseng untuk memainkannya, dan benar saja ian bisa memainkannya dengan sangat indah.selanjutnya ia melihat sepeda motor dan mencobanya, ia pun bisa mengendarai sepeda motor dengan mahir. "wow, apa ini? kau sangat menakjubkan jung yi hyun.. sungguh menakjubkan" katanya gembira.
sedangkan kyung doo panik menuju ruangan anaknya. "kau dari mana saja, karena aku tidak ada mobil jadi aku minta dia mengantarku" kata ajumma sambil menunjuk ajussi yang dulu memanggil jung tae untuk membawa yi hyun ke rumah sakit. "bayi.. dimana bayiku" kata kyung doo sambil membuka pintu pemeriksaan. "kau tidak bisa masuk" kata ajussi sambil memegangi tangan kyung doo.
tapi kyung doo tidak peduli, ia masuk dan melihat kondisi bayinya padahal dokter belum selesai memeriksa. "bagaimana dia bisa seperti ini?tanya kyung doo. salah satu dokter menjawab "panasnya sangat tinggi, jika tidak segera turun itu akan sangat berbahaya. otaknya bisa mengalami kerusakan, dan yang lebih buruk lagi..." sebelum dokter menyelesaikan kata-katanya kyung doo langsung menarik kerah baju si dokter. "tolong jangan seperti ini" kata dokter membentak sambil menurunkan tangan kyung doo.
kyung doo pun sadar dan memohon pada dokter untuk menyelamatkan anaknya "aku salah, jika kau menyelamatkannya aku tidak akan seperti ini, sebagai ayah bagaimana bisa aku berniat untuk meninggalkannya, aku salah". dokter iba dan melanjutkan pemeriksaan.
yi hyun berada dikamar hotel dan mengingat perkataan dokter yang beru ditemuinya
FLASH BACK
"kau harus melakukan pemeriksaan rutin, sepertinya ini gejala melemahnya ingatan. meskipun ingatanmu masih ada, karena beberapa kejadian tertentu utamanya pada suatu provokasi kau tidak bisa mengingat sebagian bahkan seluruhnya. seiring berjalannya waktu secara bertahap kau akan bisa mengingat sebagian besar ingatanmu. ini jarang terjadi dalam waktu yang sangat lama bahkan sangat jarang untuk tidak bisa mengingat selamanya". "apa aku melukai otakku?"
"tidak, ini tidak ada kaitannya dengan kerusakan otak. sederhananya, otakmu untuk melindungimu ingatanmu diblokir. langkah ini dilakukan otakmu sebagai perlindungan diri. dengan kata lain, mungkin ini lebih baik untukmu jung yi hyun untuk tidak mengingat 10 tahun pengalamanmu. mungkin selama 10 tahun itu sesuatu yag menyedihkan dan menyakitkan terjadi padamu". yi hyun yang masih bingung pun bertanya "tiba-tiba aku tau cara mengendarai dan bermain piano. jika aku mempelajarinya selama 10 tahun itu, bukankah ingatan itu seharusnya menghilang juga?". "ingatan fisik dan intelektual tidak akan hilang. dalam kondisi yang tepat kau akan secara alami melakukannya". "aku bisa mengingat apapun yang ku lihat. tak peduli seberapa rumitnya itu. aku hanya perlu melihat sekali, aku akan bisa menggambarkannya dengan tepat. jadi aku merasa aku bisa gila karena aku tidak bisa mengingat apapun yang terjadi selama 10 tahun". "periksa lagi dengan detail dan tunggu, perlahan-lahan ingatanmu akan kembali secara alami" pesan dokter.
FLASH BACK END
Yi hyun sedih karena tidak bisa mengingat kejadian selama 10 tahun sedangkan kyung doo sedih melihat anaknya yang sedang sakit.
pagi harinya yi hyun pergi ke perpustakaan untuk mendapatkan informasi mengenai YEGA Grup, setelah itu ia pergi ke telepon umum menelepon YEGA Grup untuk menanyakan siapa yang mengirimkan uang ke rekeningnya, tetapi pihak YEGA menanyakan lokasi yi hyun sekarang. tidak lama setelah itu sebuah mobil sedan berhenti tepat di depannya.
"lama tidak jumpa nona" yi hyun terkejut mendengar dirinya disebut nona. yi hyun diantar ke kontor YEGA Grup.
ia merasa canggung karena setiap orang yang ada dikantor itu menundukkan kepala setiap melihatnya. ia dibawa ke ruangan pimpinan YEGA Grup.
pimpinan tersebut mengangkat tangannya hendak memukul yi hyu, namun tidak jadi. "orang picik" kata pimpinan, "apa yang anda katakan?" kata yi hyun ketakutan. "aku sudah menunggumu. selamat datang" kata pimpinan sambil melebarkan tangannya. yi hyun hanya menatap pimpinan dengan bingung, melihat ekspresi yi hyun pimpinan pun menurunkan tangannya "kenapa kau jadi seperti ini?", "aku ingin tahu kenapa YEGA Grup terus mengirimkan uang kepadaku?. aku menelpon tadi karena aku ingin tahu apa hubunganku denga YEGA Grup". "aku sangat menyesal mengenai ayahmu, tapi itu bukan salahku, itu diluar kuasaku. apa kau memperlakukanku begini karena sesuatu diluar kuasaku?"
mendengar kata ayah, ia bertambah bingung "ayah..". "dengar kau tidak perlu melakukan apapun dengan YEGA Grup. ayahmu yang membawamu kepadaku dan kau sudah mendengar sebelumnya bahwa kau dengan kami tidak ada hubungan. bukan kau yang mengatakannya tapi aku yang mengatakannya. orang tidak ingin memiliki hubungan apapun dengan kau adalah aku". "ayahku.. maksudmu profesor Choi Guk?"kata yi hyun masih dengan ke bingungannya. pimpinan yang kesal pun meminta orang yang tadi membawa yi hyun ke ruangannya untuk mengantar yi hyun ke rumah.
dirumah sakit kyung doo terlihat tidak tega milihat anaknya yang masih bayi sudah dipasang dengan selang dan alat rumah sakit lainnya.
yi hyun dibawa ke rumah yang sangat megah. ia hanya mengikuti arahan perwakilan YEGA Grup karena ia ingin tau apa hubungannya dengan YEGA Grup. di dalam ia disambut dengan kepala pelayan "ini pertama kalinya saya bertemu dengan anda nona"
"silahkan duduk dulu nona" kata kepala pelayan setelah itu ia pergi meninggalkan yi hyun. yi hyun pun mengamati sekeliling ruangan.
tidak lama setelah itu, kepala pelayan datang "nyonya sudah keluar, silahkan ikut denganku". yi hyun pun mengikuti kepala pelayan sampai kedepan pintu "nyonya, nona yi hyun ada disini apakah anda mengizinkannya masuk?", terdengar dari balik pintu "suruh dia untuk menunggu. manager kim, masuklah sebentar" (selanjutnya kita manggil kepala pelayan manager kim ya)
sementara menager kim ke dalam, yi hyun mengamati sekeliling dan ia melihat seorang wanita berjalan sepertinya ia mengenali wanita tersebut "Sun Yeong" kata yi hyun gembira, tetapi tidak dengan sun yeong, dia sangat terkejut bahkan sampai menjatuhkan gelas yang ia bawa.yi hyun menghampiri sun yeong dan memeluknya tetapi sun yeong malah melepas pelukan yi hyun dan pergi ke lantai atas.
Yi hyun mengejarnya sampai ke tangga "sun yeong, sun yeong aku jun yi hyun, jun yi hyun" kata yi hyun berteriak. ia pun bertanya-tanya mengapa sun yeong bersikap seperti itu kepadanya.
dirumah sakit, kyung doo mengajak anaknya ngobrol "pertama kali bertemu dengannya, aku memutuskan untuk tinggal dengannya. ibumu sangat-sangat cantik, dia memmbuat ku kagum.ayahmu pada usia 7 tahun tinggal di Daejon, setelah aku memukul tetanggaku Hang Su, dia pergi mengeluh pada kakaknya. keesokan harinya kakaknya mengajari ayahmu sebuah pelajaran besar, seandainya aku punya kakak aku tidak akan mempunyai keinginan lain. tetapi ibumu juga, walaupun dia kelihatan tidak menyukaiku tetapi dia tidak pernah meninggalkanku. aku kira setelah kau lahir semuanya akan baik-baik saja. sekarang hanya kau tempatku bergantung, aku salah. seharusnya aku tidak mempunyai pikiran lain. anakku denganmu, aku akan..." belum sempat menyelesaikan kata-katanya sang bayi menggerakkan jari-jarinya.
kyung doo memanggil dokter untuk memeriksa kondisi si anak.
kyung doo gembira "anakku kau harus bertahan, kau harus bertahan". sedangkan yi hyun bingung dan memiliki banyak sekali pertanyaan yang harus ia temukan jawabannya.
KOMENTAR:
maaf banget ya.. sinopsis episode 2 nya agak lama. kalau tidak ada hambatan n urusan yang harus ku urus aku akan membuat sinopsis episode 3 tetapi tidak menutup kemungkinan kalau aku membuat recapnya aja, pilih mana nih readers? sinopsis atau recap? mohon dikomen yaa...































































































































































































































































































Ditunggu Episode selanjutnya, kapan ya episode 4 s/d terakhirnya, terimakasih
BalasHapusSaya baru nemu blog ini,bagus
BalasHapus