Resume from Self Driving Book by Renald Kasali

“Jadilah agen perubahan” Kata Pak Anies Baswedan. Saya mendengar kalimat itu sekitar 6 tahun lalu ketika saya masih duduk di bangku kelas 3 di MAN I Bukittinggi. Ketika itu Pak Anies berkunjung ke Bukittinggi untuk memberikan motivasi pada siswa SMA. Kalimat tersebut sangat sesuai dengan Al-quran surat Ar-rad ayat 11. Sangat jelas bahwa Allah memerintahkan kita untuk berubah.

Buku Self Driving ini adalah pengingat apakah kita sudah berubah menjadi lebih baik atau sama dengan sebelumnya. Kata self driving berlawanan dengan self passenger. Sebagaimana seorangan driver yang harus fokus berkendara dan jeli memilih jalan agar tidak terjebak macet, sedangkan passenger adalah penumpang yang bergantung pada driver. Posisi kita saat ini berada dimana? Apakah driver? Atau passenger?

Eits, masih ada pilihan berikutnya. Jika driver, apakah kita berada di good driver atau bad driver?. Atau apakah kita berada di good passenger atau bad passenger?

Good driver adalah driver yang menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sesuai perannya sebagai pemimpin dan peduli dengan passenger. Sedangkan bad driver adalah driver yang ugal-ugalan yang tidak mengikuti aturan yang berlaku.

Good passenger adalah passenger yang memiliki etika bekerja dengan baik dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Sedangkan bad passenger adalah passenger yang tidak peduli dan selalu terkurung dalam zona nyaman.

Dimanakah posisi kita? Apakah kita bisa berubah dari bad passenger ke good driver? Jawabannya, bisa. Kuncinya adalah kita mau berubah dan keluar dari zona nyaman. Kita harus membiasakan diri keluar dari zona nyaman dan terus belajar. Untuk menjadi good driver mulailah dari diri sendiri, jadilah pribadi yang disiplin, berpikir kritis dan kreatif.

Hidup hanya sekali, maka berusahalah maksimal dan jadilah yang terbaik di dunia dan akhirat. Insya Allah.



Kemanggisan, 27 April 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINOPSIS KOREAN DRAMA BIRTH SECRET [EPISODE 1, PART 2]

Pengalaman Mendaftar Beasiswa Kemenpora

GOES TO JAPAN PART 2