Goes to Lampung
Goes
to Lampung
Tanggal
16 Februari 2018 adalah libur Hari Raya Imlek yang bertepatan pada hari Jumat.
Karena libur panjang, pihak sekolah mengadakan acara jalan-jalan ke Lampung.
Sebelumnya pada tahun 2016 pihak sekolah juga pernah mengadakan jalan-jalan ke
Lampung. Jadi ini perjalanan kedua saya ke Lampung dengan destinasi yang
berbeda.
Kami
berangkat hari Kamis tanggal 15 februari 2018 jam 16.30 dengan menyewa dua bis.
Selama diperjalanan saya lebih banyak tidur, karena kondisi badan yang lelah. Dikapal
pun saya tertidur, walau diiringi musik dangdut. Kami tiba di hotel sekitar
pukul 02.00. Kami menginap di Hotel Andalas, Lampung. Saya sekamar dengan Bu
Ayu. Sesampainya di hotel kami langsung mengecek barang masing-masing. Rupanya kami
sama-sama tidak membawa odol, sisir dan shampo. Hahaha. Setelah bersih-bersih
dan sholat, sekitar pukul 03.00 dini hari kami baru tertidur.
Kami
menyetel alarm pukul 05.00, namun apalah daya. Saking capeknya kami baru bisa
bangun pukul 07.20, sedangkan pukul 07.30 kami harus berangkat menuju destinasi
selanjutnya. Walhasil, kami pun mandi kilat dan sikat gigi tanpa odol. Kami sudah
pasrah jika ditinggal. Panggilan telepon berkali-kali berbunyi, namun kami
tidak ada waktu menjawab, baik dari handphone Bu Ayu, saya, maupun telepon
hotel. Hingga akhirnya, salah satu rekan mendatangi kamar kami untuk memastikan
bahwa kami sudah bangun. Salah satu staff hotel juga mendatangi kamar kami
untuk memberitahu bahwa kami sudah ditunggu oleh rombongan.
Setelah
rapi, kami pun berlari menuju bis. Namun bis yang ada di depan hotel hanyalah
bis 2 sedangkan kami penumpang bis 1. “oh mungkin kami sudah ditinggal, jadi
kami naik bis 2” pikirku, kami pun naik bis 2 dan ditertawakan oleh teman-teman
karena terlambat. Kami menanyakan dimana bis 1, rupanya bis 1 berada diparkiran
sebelah hotel. Kami pun turun dari bis 2 menuju bis 1. Sesampainya di bis 1
kami langsung di ‘sholawatin’ karena terlambat. Hahaha. Akhirnya kami meminta
maaf kepada teman-teman. Hari pertama kami lalui tanpa sarapan. Hiks.
Tujuan
pertama kami adalah Pulau Pahawang. Jadi bis kami menuju suatu pantai dan dari
pantai tersebut kami menggunakan kapal menuju Pulau Pahawang. Kami menyewa
sekitar 5 kapal ukuran sedang. Kami dibawa ke Pulau Tanjung Putus. Suasananya indah
sekali, airnya jernih, biota laut terlihat saat kapal akan menepi, dan
dikelilingi bukit. Selanjutnya kami menuju Pahawang Besar, para bapak-bapak
melaksanakan sholat jumat di pulau ini. Selanjutnya kami menuju Pahawang Kecil,
disana tidak kalah indah dari Pulau Tanjung Putus. Oiya saat siang hari ombak
terasa sangat kuat. Kami kembali ke pantai pertama dengan mata sayu, karena
suasana yang sejuk di kapal.
Selanjutnya
kami menuju kediaman pengurus menggunakan bis, di sana kami makan siang. Setelah
puas mengisi perut dan makan durian, kami melanjutkan destinasi menuju Pulau
Tegal Mas. Lokasi kediaman pengurus berada di tepi pantai, dari pantai tersebut
kami menggunakan kapal lagi menuju Pulau Tegal Mas.
Di
Pulau Tegal Mas, kami barulah berenang, bermain kano dan snorkeling. Saya sempat
snorkeling namun sayang tidak sempat berfoto di patung gajah bawah air karena
hari sudah mulai gelap.
Kami
kembali ke kediaman pengurus, setelah makan malam kami kembali ke hotel. Kami tiba
di hotel pukul 09.00 malam. Karena lokasi hotel yang dekat dengan Taman Gajah,
banyak rombongan yang melanjutkan berwisata ke Taman Gajah. Namun saya dan Bu Ayu
memilih tetap di hotel, agar dapat tidur dengan puas. Rupanya kualitas tidur
kami dihari kedua tidak sepulas dihari pertama. Kami lebih sering terbangun. Mungkin
karena khawatir terlambat dan ditinggal. Hehehe.
Alarm
berbunyi kami langsung bergegas ke kamar mandi. Kami sudah meminjam odol dan
sisir dari teman tadi malam. Hehehe. Di hari kedua, banyak sekali orang yang
membangunkan kami. Hahaha. Kamar sebelah kiri kami, kamar depan kami, kamar
ujung koridor, kamar sebelah kanan kami, melalui panggilan handphone dan telepon
hotel semua membangunkan kami. Hahaha. Berasa diperhatiin.
Akhirnya
kami bisa merasakan sarapan hotel, hahaha. Jadi hari ini kami kembali ke Jakarta,
jadwal kami sebelum ke pelabuhan adalah berburu oleh-oleh. Saya membeli
kripik-kripik di toko yen-yen, durian di sekitar toko, pie pisang yussie akmal,
banana foster, dan pempek tony.
Kami
tiba di sekolah kami tercinta sekitar pukul 19.00. Ini merupakan perjalanan
yang singkat namun berkesan. Seruuu.
Komentar
Posting Komentar