Quarter Life Crisis
Quarter Life Crisis
Kalimat ini pertama kali saya dengar saat menghadiri
salah satu komunitas di Jakarta. Yap, mereka membahas tentang quarter life
crisis. Apa itu quarter life crisis? Yaitu
krisis hidup yang melanda anak muda berusia 25 an.
Usia 25 tahun adalah usia seperempat abad kamu menjalani
hidup. Di usia ini kamu merasa galau dan bimbang dengan visi misimu. Alangkah lebih
baiknya saat menjalani usia ini kita sudah memiliki visi misi yang jelas dan
sistematis.
Pada usia 25 banyak sekali perempatan jalan yang harus
kita tempuh. Jika kita sudah memiliki visi misi yang jelas, pastinya kita tidak
akan ragu atau galau dalam melangkah.
Pada usia 25 tahun ini kita harus lebih banyak bersyukur
kepada sang pencipta, karena dengan ridha-Nya lah kita dapat menjadi seperti
sekarang ini. Yap, bersyukur adalah vitamin dalam setiap rutinas yang kita
jalani. Tanpa rasa syukur, perasaan tidak puas akan pencapaian diri akan terus
menggerogoti sehingga timbullah rasa tidak percaya diri dan stress.
Teruslah bersyukur dan berusaha menggapai setiap
impianmu.
Ingat, mendaki gunung tidaklah mudah.
Harus mendaki dan bercucuran keringat.
Begitupun dengan meraih setiap impianmu.
Perlu usaha panjang dan berliku.
Teruslah istiqomah, karena dibalik kesulitan ada
kemudahan.
Lawanlah penderitaan dengan merealisasikan impianmu.
Komentar
Posting Komentar