Jakarta Clean Up Day 2016
Minggu, 16 Oktober 2016
Jakarta Clean Up Day
2016
Haii guys, hari ini saya mengikuti kegiatan Jakarta Clean Up
Day 2016. Kegiatan ini sangat bermanfaat loh teman-teman. Jadi kegiatan ini
diadakan oleh dinas kebersihan pemda DKI Jakarta. Kebetulan komunitasku, Youth
For Climate Change Indonesia mendapatkan tempat di Cikini sebagai lokasi
bersih-bersih. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota YFCC saja,
kegiatan ini terbuka untuk umum.
Kami berkumpul di Hotel Andalus pukul 06.00 WIB. Setibanya dititik
kumpul, saya cukup terkejut karena banyak orang yang tidak saya kenal ikut
kegiatan ini. Bahkan ada salah satu ibu pensiunan apoteker UI dan bapak yang
usianya menurut saya sudah sekitar 50 an mengikuti kegiatan ini loh. Ibu dan
Bapak ini bukan suami istri looh jadi mereka berbeda domisili, ibu ini
berdomisli di Setia Budi sedangkan si Bapak berdomisili di Mampang. Selain
Bapak dan Ibu, ada juga beberapa pemuda yang mengikuti aksi ini. Salut banget
buat mereka yang meluangkan waktu istirahatnya untuk kegiatan bersih-bersih
Jakarta ini.
Sebelum memulai aksi, masing-masing kami dibagikan sarung
tangan dan karung untuk membawa sampah yang kami ambil. Tidak lupa kami membagi
tugas, siapa yang membawa sampah yang dapat di daur ulang dan sampah yang tidak
dapat di daur ulang. Untuk sampah yang dapat di daur ulang kami beri tanda
ceklist pada karungnya. Oiya, kami hanya mengambil sampah unorganik saja,
karena untuk sampah organic bisa diurai oleh alam. Setelah briefing dan doa,
kami pun berangkat menyusuri jalanan sekitar Kali Pasir, Cikini.
Rute kami dari hotel Andalus, kami menyusuri sungai setelah
itu masuk ke jalan kramat 5, 6 dan 7 selanjutnya Jalan Raden Saleh Raya dan
berakhir di depan Vinilon Building. Jadi rute kami menyusuri jalan kramat
seperti zigzag, dari kanan ke kiri-dari kiri ke kanan. Setibanya di Vinilon
Building petugas kebersihan pemda sudah menunggu kami. Sebelum karung sampah
kami dimasukkan ke dalam truk, karung tersebut di timbang terlebih dahulu.
Hasilnya lebih dari 10 kg sampah yang telah kami kumpulkan. Rasanya senang
sekali bisa olahraga sekaligus bersih-bersih sampah. Terdapat kepuasan sendiri
ketika melihat lingkungan tersebut bersih.
Dalam aksi ini, kami juga belajar untuk tidak membuang
sampah sembarangan, sekecil apapun itu sampahnya. Misalnya sampah permen,
walaupun itu kecil tapi tidak dapat diurai karena terbuat dari plastic dan
penampakkannya juga mengganggu keindahan lingkungan tersebut. Oiya satu lagi,
ketika membuang sampah harus dipastikan sampah itu masuk ke tempat sampah. Tadi
itu banyak sekali kami melihat sampah yang berceceran di sekitar tempat sampah.
Semoga kedepannya semakin banyak masyarakat yang peduli
dengan lingkungan sehingga dapat tercipta lingkungan yang indah dan asri.

Komentar
Posting Komentar